Seorang Nelayan di Anggana Diterkam Buaya

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Jumain (45) seorang nelayan di Kecamatan Anggana diterkam buaya di Perairan Desa Tani Baru Kecamatan Anggana, Kamis (6/7/2023) sekira pukul 10.00 Wita, korban ditemukan pada Jumat 7 Juli 2023 dalam keadaan meninggal dunia.

Saat kejadian, korban sedang mencuci kapal miliknya.”Saat mencuci kapalnya dipinggiran anak sungao, saat kondisi air sedang tinggi, tidak lama terdengar teriakan korban, istri korban dan warga juga melihat bahwa si korban diterkam buaya. Korban timbul tenggelam sebanyak 7 kali dibawa buaya dengan setengah badan yang masih kelihatan," kata Koordinator Lapangan (Korlap) Damkar Penyelamatan Kecamatan Anggana Meiri Sulandra, kepada Poskotakaltimnews, Jum'at (7/7/2023)

Atas kejadian tersebut, warga melaporkan hal tersebut kepada Damkar dan Penyelamatan Kecamatan Anggana, untuk dilakukan pencarian korban. Damkar penyelamatan langsung menuju TKP, dan melakukan pencarian, penyisiran di Sungai tersebut.

"Pencarian hari pertama dilakukan hingga sekitar pukul 22.00 wita, dengan hasil nihil, namun hari ini kita lanjutkan pencarian akhirnya korban ditemukan sekitar 300 meter kedalaman dari tempat kejadian, sekitar pukul 10.00 wita," sebutnya.

Damkar Penyelamatan dibantu dengan relawan, untuk mengevakuasi jasad korban. Sementara jasad korban tersebut tidak ada yang hilang alias utuh, namun dibagian tubuh korban ada bekas gigitan buaya tersebut.

"Pekerjaan korban merupakan nelayan, dan jasadnya dibawa ke rumah duka di Sebuntal Marangkayu, meenggunakan speed boat rescue milik Pertamina Hulu Mahamkam," ungkapnya.

Menurutnya, di perairan tersebut sangat rawan dengan adanya buaya,  masyarakat diminta untuk waspada dan berhati hati ketika melakukan aktivitas di sungai.

"Agar hal seperti ini tidak terulang kembali, kami himbau masyarakat harus waspada dan berhati hati, kami juga telah memasang rambu rambu tanda bahaya disejumlah titik," tutupnya.(riz)